Sekolah Menengah Pertama
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
-
CLICK_TO_ENLARGE
CLICK_TO_ENLARGE
Kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan itu diharapkan dapat menaikkan harkat dan martabat manusia Indonesia. Untuk mencapai itu, pendidikan harus adaptif terhadap perubahan zaman. Menurut catatan Human Development Report Tahun 2003 versiĀ UNDP, peringkat HDI (Human Development Index) atau kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia berada di urutan 112. Indonesia berada jauh di bawah Filipina (85), Thailand (74), Malaysia (58), Brunei Darussalam (31), Korea Selatan (30), dan Singapura (28). Organisasi internasional yang lain juga menguatkan hal itu.
Internasional Educational Achievement (IEA) melaporkan bahwa kemampuan membaca siswa SD Indonesia berada di urutan 38 dari 39 negara yang di survey. Sementara itu, Third Matemathics and Science Study (TIMSS), lembaga yang mengukur hasil pendidikan di dunia, melaporkan bahwa kemampuan siswa SMP kita berada di urutan ke-34 dari 38 negara, sedangkan kemampuan IPA berada di urutan ke-32 dari 38 negara. Jadi, keadaan pendidikan kita memang memprihatinkan. Untuk itu, pembaruan pendidikan harus terus dilakukan. Dalam konteks pembaruan pendidikan, ada tiga isu utama yang perlu disoroti, yaitu pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan efektivitas metode pembelajaran.
Kurikulum pendidikan harus komprehensif dan responsif terhadap dinamika sosial, relevan, tidak overload, dan mampu mengakomodasikan keberagaman keperluan dan kemajuan teknologi. Kualitas pembelajaran harus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas hasil pendidikan. Dan secara mikro, harus ditemukan strategi atau pendekatanĀ pembelajaran yang efektif di kelas, yang lebih memberdayakan potensi siswa. Ketiga hal itulah yang sekarang menjadi fokus pembaruan pendidikan di Indonesia. SEKOLAH TUNAS DAUD, berkomitmen turut serta dalam proses pembaruan pendidikan di Indonesia, untuk lebih memberdayakan potensi siswa dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan

